Samstag, 2. Juni 2012

hero

pada tau lagunya Mriah Careey yang judulnya Hero kan??
nah, kagak tau kenapa dan gimana awalnya, gua jadi seneng banget ama lagu ntu.. 
hmm,,

Hero - Mariah Careey

There's a hero
If you look into your heart
You don't have to be afraid
Of what you are
There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away

And then the hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you'll finally see the truth
That a hero lies in you
It's a long road
When you face your world alone
No one reaches out a hand
For you to hold
You can find love
If you search within yourself
And the emptiness you felt
Will disappear
Lord knows
Dreams are hard to follow
But don't let anyone
Tear them away
Hold on
There will be tomorrow
In time
You'll find the way

Mittwoch, 23. Mai 2012

Kamis, 17 Mei 2012

hari ini gua, Febi dan Nuy merencanakan liburan ke ke Jogja. ga hari ini deng, tapi udah dari kemaren-kemaren. tapi, sempet ngegalow (jah, bahasanya galow) ama tempat dan transportasi. 4hari di kota orang tanpa ada yang kita kenal (ada si, tapi pada pulang kampung) dan tiket kereta udah pada abis. so kita mau naek apa? kita juga waktu itu pada bingung.
nah, ditengah kebingungan yang (rada) ga jelas, Febi ngusulin buat ke pangandaran. oke, gua sepakat aja. packinglah gua. tapi past jam 8 paginya, febi sms, kita ke Bandung aja. jalan-jalan dan wiskul. gua okein juga. karena gua mikirnya, yang penting gua liburan. no ngampus, no tugas, no rapat !!!! hahahahahaha :D :D

kita rencana ke Bandungnya pake kereta. kita bertiga pada belum pernah naek kereta, bingunglah kita past nyampe loket. "kita mau kemana ini?" pertanyaan ini terlontar dari salah satu mulut kita, yang sukses buat gua ngakak. (ga gua doang, tapi kita bertiga). Febi yang ngantri beli tiket dan nanya-nanya ke si ibu penjaga loket (ampe si ibu penjaganya loketnya makin keliatan judes, hahahaha). oke, kita ke Padalarang, dengan harga tiket Rp 8.000,. tapi kegiatan nanya-nanya ke orang yang ada disekitar stasiun. yah, pokoknya keliatan banget dah, kalo kita-kita ini emang belum pernah naek kereta sama sekali.

oke, kita berangkat menuju Padalarang. "aksi" kita belum selesai. past di keretanya, kalimat yang keluar dari mulut kita bertiga "kok jalannya pelan ya?!" "kok kayak odong-odong dikampus ya??" "ko jalannya ngujug-ngujug gini ya??"  dan cekakannya.
singkat cerita, kita udah mau nyampe di Bandung, dan penumpang banyak yang pada siap-siap mau turun. mungkin, karen kebiasaaan di bis, setiap ada yang kosong, langsung sedurugan berebut tempat duduk. past tiga bertiga duduk (sumpah, sempit banget duduk bertiga) ada satu penumpang cewek (bisa dipanggil mbak-mbaklah ya) bilang "ini bisa ko dibalik." (sambil megang tempat duduk di depan kita bertiga) dibaliklah tempat duduk itu dan kita bertiga ber-ooo ria sambil cekakan..

"ini baru ke Padalarang. gimana ke Jogja???"
"gimana kalo kita ke Pangandaran???"
disela-sela pertanyaan iseng kita, ada ibu-ibu yang nyaut dan terjadilah ..........
"mana ada kereta ke pangandaran??"
nah, Febi jawab "kan kita ke Purwakarta dulu. trus naek bis ke Pangandaran."
"mending ke cilenyi, naek bis langsung ke Pangandaran. ngapain ke Purwakarta dulu?? Pangandaran disana, Purwakarta disana (sambil nunjuk dua arah yang berbeda)"
kita bertiga dan si ibu itu ketawaaa,, dan gua yakin si banyak yang keliatin kita.
--------------------------------------------------------------------------------------------------
yah, banyak si pengalaman hari itu. walaupun sempet bete ga jadi ke Jogja dan Pangandaran, tapi bagi gua pengalaman pertama kali naek kereta (walaupun jaraknya dekeeett) itu berkesan banget. ga sekedar jalan-jalan dan murni liburan. tapi juga, pelajaran gua daper past naek kereta.

Montag, 7. Mai 2012

Cukuplah Menjadi Akhwat Yang Tersimpan Saja



Nikah. Siapa yang tak menginginkannya? Siapa yang tak mengharapkannya? Siapa pula yang tak mendambanya? Sebagai fitroh seorang akhwat yang sungguh lemah, saya yakin pasti kita semua ingin menikah suatu saat kelak, entah dengan siapa dan bagaimana, paling tidak kita pernah kepikiran untuk menyempurnakan separuh agama kita dalam suatu bingkai hidup yang disebut pernikahan.

Saya teringat pesan berharga Ustadz Ahmad Sabiq, yang semoga Allah merahmatinya, dalam suatu rekaman kajian yang menyinggung masalah nikah. Beliau berkata:

Jangan harap antum dapet Ali bin Abi Thalib kalau antum bukan Fathimah Az-Zahra.

Kata-kata itu sungguh dahsyat untukku yang lemah lagi payah ini. Betapa inginnya diri ini disandingkan dengan seseorang yang telah Allah pilihkan dari sekian banyaknya kaum adam, yang kelak dapat menjadi penyempurna cintaku pada-Nya, yang kelak melalui bakti padanyalah segala pahala dan kebaikan Allah dapat ku raih, yang melalui tangannyalah anak-anakku kelak diajarkan bagaimana mengenal Rabbnya, bagaimana meraup mahabbah-Nya, dan bagaimana mendulang kenikmatan beribadah.

Ya Ukhti siapa yang tidak ingin mendapatkan seseorang yang seperti itu?? Seseorang yang merindui surga… ya, surga!
Surga, di dalamnya terdapat apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terdetik dalam hati manusia

Akan tetapi, pantaskah diri yang penuh kekurangan ini, bersanding dengannya. Ya dengannya, sosok para perindu surga itu?

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga)” (An-Nuur: 26)

Yuk perbaiki diri. Karena sungguh, jangan berharap antum mendapat Ali bin Abi thalib jika antum bukan Fathimah Az-Zahra !!

Berikut, sebuah tulisan yang menggugah dan menampar hati ! Mari renungkan dalam-dalam dan temukan hikmah yang tercecer dalam tulisan ini..

Teruntuk : Saudariku… muslimah…
Saudariku…muslimah…
wanita muslimah… laksana bunga yang menawan…
wanita muslimah yang sholehah, bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya….
Begitu berkilau…
Begitu menentramkan…

Teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut…
Namun tentunya….tak sembarang orang berhak meraihnya, terlebih menghirup sarinya….
Hanya dia yang benar-benar terpilihlah, yang dapat memetiknya…
yang dapat menikmati pesona indahnya…
dengan harga mahal yang teramat suci…
sebuah ikatan amat indah…bernama pernikahan…
karena itu…sebelum saatmu tiba….sebelum orang terpilih itu datang dan menggandengmu dalam istananya…
janganlah engkau biarkan dirimu layu sebelum masanya…
jangan kau biarkan serigala liar menjadikanmu bahan permainan dalam keisengannya…
jangan kau biarkan kumbang berebutan menghisap madumu…
jangan kau biarkan mereka mengintipmu diam-diam…dan menikmati pesonamu dalam kesendiriannya….
Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama taaruf…atas nama cinta…
Ya…atas nama cinta…
Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama taaruf…atas nama cinta

Kau tau saudariku…??
Jika seseorang jatuh cinta….maka cinta akan membungkus seluruh aliran darahnya…
membekunya dalam jari-jarinya…dan menutup semua mata…hati dan pikirannya….
Membuat seseorang lupa akan prinsipnya….
Membuat seseorang lupa akan besarnya fitnah ikhwan-akhwat…
Membuat seseorang lupa akan apa yang benar dan apa yang seharusnya ia hindarkan…
Membuat seseorang itu lupa akan apa yang telah ia pelajari sebelumnya tentang batasan-batasan pergaulan ikhwan akhwat…
Membuat seseorang menyerahkan apapun…supaya orang yang ia cintai…”bahagia” atau ridho terhadap apa yang ia lakukan…
Membuat orang tersebut lupa…bahwa….cinta mereka belum tentu akan bersatu dalam pernikahan….

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin…
Cinta begitu dasyat pengaruhnya…jika engkau tau…. 
Ya saudariku….ukhty fillah…
Jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya…
Karena itu… jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh…
Tanam rumput beracun disekelilingnya… Pasang semak berduri di muara-muaranya

Berlarilah menjauhinya…menjauhi orang yang kau cintai….
Buat jarak yang demikian lebar padanya….
jangan kau berikan ia kesempatan untuk menjajaki hatimu…
Biarlah air mata mengalir untuk saat ini…
Karena kelak yang akan kalian temui adalah kebahagiaan…
biarlah sakit ini untuk sementara waktu…
biarlah luka ini mengering dengan berjalannya kehidupan…
Karena…cinta tidak lain akan membuat kalian sendiri yang menderita… Kalian sendiri…

Saudariku…. tentunya sudah mengerti dan paham…
bagaimana rasanya jika sedang jatuh cinta…
jika dia jauh..kita merasa sakit karena rindu…
jika ia dekat…kita merasa sakit…karena takut kehilangan….
padahal…ia belum halal untukmu dan mungkin tidak akan pernah menjadi yang halal…
karena itu…jauhilah ia…
jangan kau biarkan dia menanamkan benih-benih cinta di hatimu….dan kemudian mengusik hatimu…
jangan kau biarkan dia mempermainkanmu dalam kisah yang bernama cinta…
maka…bayangkanlah keadaan ini…tentang suamimu kelak…

sahabatku…
sukakah engkau..??
apabila saat ini ternyata suamimu (kelak) sedang memikirkan wanita yang itu bukan engkau..???
sukakah engkau..??
bila ternyata suamimu (kelak) saat ini tengah mengobrol akrab…tertawa riang…becanda…
saling menatap…saling menggoda…saling mencubit…saling memandang dengan sangat…
saling menyentuh…??? dan bahkan lebih dari itu…?? sukakah engkau saudariku…??

sukakah engkau bila ternyata saat ini suamimu (kelak) sedang jalan bersama gadis lain yang itu bukan engkau…??
sukakah engkau bila saat ini suamimu (kelak) tengah berpikir dan merencanakan pertemuan berikutnya…??
tengah disibukkan oleh rencana-rencana…apa saja yang akan ia lakukan bersama gadis itu…??

tidak cemburukah engkau temanku..??
bila saat ini suamimu (kelak) sedang makan bareng bersama gadis lain…atau bahkan segerombolan gadis lain..?
suamimu (kelak) saat ini sedang digoda oleh gadis-gadis..
suamimu (kelak) sedang ditelepon dengan mesra…
suamimu (kelak) saat ini sedang dicurhatin gadis-gadis… yang berkata…”aku tak bisa jika sehari tak mengobrol dengamu…”
tidak cemburukah…?? tidak cemburukah…?? tidak cemburukaaaaahhhhhhhh…..???

tidak terasa bagaimanakah.. jika suamimu (kelak) saat ini tengah beradu pandangan…
bercengkrama., bercerita tentang masa depannya…dengan gadis lain yang bukan engkau…???

sukakah engkau kiranya suamimu (kelak) saat ini tidak bisa tidur karena memikirkan gadis tersebut…??
menangis untuk gadis tersebut…??
dan berkata dengan hati hancur…”aku sangat mencintamu…aku sangat mencintaimu…???”
tidak patah hatikah engkau…???
sukakakah engkau bila suamimu (kelak ) berkata pada gadis lain..”tidak ada orang yang lebih aku cintai selain engkau…??”
menyebut gadis tersebut dalam doanya… memohon pada Allah supaya gadis tersebut menjadi istrinya…
dan ternyata engkaulah yang kelak akan jadi istrinya…dan bukan gadis tersebut…???

jika engkau tidak suka akan hal itu…
jika engkau merasa cemburu….
maka demikian halnya dengan suamimu (kelak)…
dan Allah jauh lebih cemburu daripada suamimu….
Allah lebih cemburu saudariku…
melihat engkau sendirian, namun pikirannmu enggan berpindah dari laki-laki yang telah mengusik hatimu tersebut….

saudariku….kalian percaya takdir bukan..?

apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama…
maka…
sejauh apapun mereka…
sebanyak apapun rintangan yang menghalangi…
sebesar apapun beda diantara mereka…
sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya…

meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya…
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya…
meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa…

PASTI tetap saja mereka akan bersatu….
seakan ada magnet yang menarik mereka…
akan ada hal yang datang…untuk menyatukan mereka berdua….
akan ada suatu kejadian…yang membuat mereka saling mendekat…dan akhirnya bersatu…

namun…
apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh…
maka…
sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat…
sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya…
sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua…
sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya…
sedekat apapun…

PASTI…akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh…
ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok…
ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik….
ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu…

bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan…

namun…yang perlu dicatat disini adalah…
yakinlah…bahwa yang diberikan oleh Allah…
yakinlah…bahwa yang digariskan oleh Allah…
yakinlah…bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya..
adalah…yang terbaik untuk kita….
adalah….yang paling sesuai untuk kita…
adalah…yang paling membuat kita merasa bahagia,,,,

karena Dialah…yang paling mengerti kita…lebih dari kita sendiri…
Dialah…yang paling menyayangi kita…
Dialah…yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita…
sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya…dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita…
dan….yang perlu kita catat juga adalah…
JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN…ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA….NAMUN JUSTRU BERARTI BAHWA…KITA PANTAS…KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT…
KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK…SAUDARIKU….
LEBIH BAIK….
meskipun saat ini…mata manusia kita tidak memahaminya…
meskipun saat itu…perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata…
meskipun saat itu…otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk….

Tidak…jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk….bahwa engkau tidak pantas….
karena kelak…engkau akan menyadarinya…
engkau akan menyadarinya perlahan…bahwa apa yang telah hilang darimu….bahwa apa yang tidak engkau dapatkan….bukanlah yang terbaik untukmu…bukanlah yang pantas untukmu…bukanlah sesuatu yang baik ,,,,untukmu….

karena itu…saudariku…
jangan mubazirkan perasaanmu…air matamu…
jangan kau umbar semua perasaan cintamu ketika engkau tengah menjalin proses taarufan…
jangan kau umbar semua kekuranganmu…jangan kau ceritakan semuanya…
jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya…jika engkau mencintainya…
karena belum tentu dia adalah jodohmu…
pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok…
karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian…

maka…memohonlah padaNya…
mintalah padanya diberikan petunjuk…dan dijauhkan dari segala godaan yang ada…
karena…cinta sebelum pernikahan…pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat…

apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…???

kemudian saudariku….
apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…???
Apakah kalian merasa khawatir…???
Apakah kalian sering merasa iri melihat gadis-gadis lain yang banyak yang mencintai…banyak yang melamar…banyak yang menginginkannya…??
Pernahkan terlintas rasa iri tersebut pada kalian…???
Atau sekedar ungkapan…”hmm…enak ya..kamu…punya banyak temen laki-laki….”
“hmm..kamu sih enak…banyak yang mau…tinggal milih…?”
Saudariku…ketahuilah….
Kelak…kita hanya akan memiliki satu orang suami…
Hanya satu saudariku…atau kadang lebih…jika cerai dan menikah lagi…namun saat yang bersamaan…kita hanya akan punya satu suami bukan,,,,??

Jadi seberapa banyak pun laki-laki yang menyukai kita..
Seberapa banyak teman laki-laki kita…
Seberapa banyak kenalan kita….
Pada akhirnya kita hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki…
Pada akhirnya kita hanya akan jadi milik satu orang laki-laki…

Dan…percayalah…semua itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan…banyak sedikitnya teman laki-laki sama sekali tidak…
karena jika wanita yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya…
karena wanita yang terjaga adalah wanita yang banyak didamba oleh seorang ikhwan sejati…
jadi…jagalah dirimu…hatimu…kehormatanmu…sebelum saatnya tiba…

perbanyak bekalmu…dan doamu…
yakinlah…bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu…
amien…

*Ya Allah…karuniakanlah kami seorang suami yang sholeh…
yang menjaga dirinya…
yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya…
yang senantiasa memperbaiki dirinya…
yang senantiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah…
yang baik akhlaknya…
yang menerima kami apa adanya…
yang membimbing kami dengan lemah lembut…
yang akan membawa kami menuju JannahMu Ya Rabb…


kabulkan ya Allah…aamiin…
[khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]